Amankan Pilkada Sleman 2020, Polres Sleman Terjunkan 1323 Personil

TRIBRATANEWS SLEMAN - Sebanyak 1323 personil Polres Sleman diterjunkan dalam pengamanan Pilkada Sleman 2020. Pengamanan Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena di tengah pandemi Covid-19.

“Pengamanan Pilkada di tengah pandemi ini tidak hanya fokus pada ancaman keamanan tapi juga kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar Kassubag Humas Polres Sleman Iptu Edy Widaryanta

Menurutnya, ada dua sudut pandang dalam pesta demokrasi di tengah pandemi, yakni pengamanan di setiap tahapan Pilkada dan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam pilkada serentak 2020.

Pengamanan Pilkada dilakukan di setiap tahapan, mulai dari pendaftaran bakal calon, kampanye, masa tenang, pungut suara, hitung dan rekap, hingga pengambilan sumpah jabatan bupati dan wakil bupati terpilih.

Kassubag Humas berharap, pesta demokrasi yang dilakukan secara periodik itu, bisa mematuhi protokol kesehatan. Apalagi setelah penandatanganan pakta integritas Pilkada aman, damai serta taat protokol kesehatan Covid-19 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman

"Jika semua pihak, seperti TNI/Polri, Pemkab, KPU dan Bawaslu, parpol pengusung dan pendukung, termasuk beberapa organisasi kemasyarakatan yang ikut menandatangani pakta integritas, ikut mengawasi penerapan protokol kesehatan, kami yakin masyarakat akan patuh," ungkapnya.

"Kesehatan menjadi prioritas utama dalam pesta demokrasi Pilkada. Oleh karenanya jangan sampai memunculkan klaster baru yakni klaster Pilkada," tegasnya.

"Selama pengamanan Pilkada Sleman 2020 Polres Sleman diback up Sat Brimobda DIY, Dit Sabhara Polda DIY dan Kodim0732 Sleman,” pungkasnya