Jelang Pilkada 2020, Satsabhara Polres Sleman Giatkan Patroli Sambang KPU dan Bawaslu

TRIBRATANEWS SLEMAN – Dalam upaya mendukung serta ikut berperan dalam pesta demokrasi dalam Pilkada serentak 2020, Sat Sabhara Polres Sleman melakukan patroli rutin di kantor KPU dan Bawaslu.

Patroli yang dilakukan anggota Sat Sabhara Polres Sleman tersebut guna menjaga situasi kamtibmas menjelang event Pilkada 2020 sekaligus koordinasi dengan petugas keamanan di KPU serta koordinasi dengan petugas jaga Banwaslu untuk tetap waspada dan melakukan patroli disekeliling kantor guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang berpotensi dapat memprovokasi proses Pilkada mendatang.

Dalam kesempatan tersebut personil Sabhara juga dialogis dengan penjaga kantor KPU terkait pelaksanaan dan tahapan Pilkada 2020. Disamping itu petugas juga menitipkan pesan kamtibmas agar selalu berkoordinasi dengan Polres Sleman apabila terdapat hal-hal yang dianggap bisa mengganggu jalannya pelaksanaan Pilkada mendatang. Tidak lupa personil Sabhara juga memberikan nomor telphon Call Center Polres Sleman yang bisa dihubungi sewaktu waktu apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di tempat terpisah Kapolres Sleman melalui Kassubag Humas Iptu Edy Widaryanta mengatakan "Sebagai pengemban fungsi preventif anggota Sat Sabhara Polres Sleman secara rutin baik siang maupun malam hari melaksanakan kegiatan patroli sambang di Kantor KPU dan Bawaslu, terlebih pada tempat-tempat rawan dan jam rawan," katanya

"Patroli ini untuk memberikan rasa aman dan ikut berpartisipasi mensukseskan Pilkada 2020 mendatang sekaligus sebagai bentuk upaya pencegahan dan meminimalisir terjadinya aksi kejahatan," sambungnya

“Personil sabhara akan secara mobile melakukan pemantauan dengan harapan, Pemilukada 2020 berjalan kondusif dengan keterlibatan masyarakat yang turut mengkampanyekan aman damai dan sehat," urainya

"Demokrasi merupakan anak kandung reformasi yang sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945 harus kita dukung dan kita kawal demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya