Polres Sleman Terjunkan 190 Personel Dalam Operasi Patuh Progo 2021

TRIBRATANEWS SLEMAN - Menandai dimulainya Operasi Patuh Progo 2021, Polres Sleman melaksanakan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, SIK., M.H.

Apel ini digelar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya sehingga operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Sejumlah personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP serta Dishub dikerahkan dalam operasi yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat berlalu lintas di masa pandemi Covid-19.

Operasi Patuh merupakan Operasi Kepolisian Terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari kedepan terhitung mulai tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang dengan melibatkan 190 personil.

Pelaksanaan operasi patuh kali ini berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Operasi Patuh digelar dengan sasaran lokasi uji coba beberapa kawasan wisata melalui penerapan ganjil genap setiap hari sabtu-minggu, menekan laka lantas dan pencegahan penyebaran covid-19.

Ditemui usai apel gelar pasukan, Kapolres Sleman mengatakan, "Operasi Patuh tahun ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, persuasif serta humanis. Khususnya untuk meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas disertai penerapan prokes di masa pandemi Covid-19," jelasnya

"Dalam pelaksanaannya di lapangan, personel yang terlibat tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, namun juga memberikan edukasi mengenai prokes," bebernya

"Harapanya dengan adanya Operasi Patuh 2021 ini terbangun kembali kepatuhan masyarakat atas keselamatan berlalu lintas guna terciptanya Kamseltibcarlantas dan terhindar dari Covid-19," harapnya

“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder terkait supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dalam menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan menerapkan protokol kesehatan di masa PPKM guna meminimalisir penyebaran Covid-19,” pungkasnya